rindu kulukis dengan gemuruh di dada
tentang peluk sapa yang manis
dalam untaian puisi kita
di bawah pendar jingga
rindu kita merona
tersentuh angin senja yang
membawa kabar bahagia
kulihat di binar matamu, sayang
wajahnya melebam jingga
rupanya rindu itu yang
menguliti rasa bahagiamu
begitulah rindu, sayang
selalu mengencaniku dengan manja
menyapa pada setiap gerak-gerik senyumku
; kau rindu yang kupunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar