Surat Tanpa Kertas

Sabtu, 12 Agustus 2017

MENCINTA KASIH


kita belajar banyak hal
dari caraku mencintaimu
dari caramu mencintaiku

selaik embun di daun anggrek
basahi akarnya yang rapuh
menanti rekah kuntum bunga

ketika musim telah tiba
mahkota megah mengembang
hadirkan keindahan hakiki

kita berhikmah banyak hal
dari caraku mengasihimu
dari caramu mengasihiku

selayak hujan basuhi ilalang
hingga resap dalam tanah
tumbuh rumpun demi rumpun

ketika musim telah berganti
akar tetap mengikat erat
sebagaimana rindu tak kenal jemu

kita saling mencintai
segenapku merindu
seluruhmu kurindu

Kamis, 10 Agustus 2017

SETANGKAI KAMBOJA

berteduh di bawah kamboja
bermekaran jua bunga putihnya
semilir angin membelai asa

kulihat sekilas dan jelas
dandelion berhambur mengangkasa
menyatu bersama awan

setangkai luruh tanpa keluh
penuh tabah dan bersahaja
menebar wangi nan surga

duhai bunga berkelopak suci
cinta Pada Yang Maha
tiada noda marcapada

kelak tiba waktuku kembali
hasrat hati tak jauh pergi
bersemayam dinaungi kamboja

Hong Kong, 22 Juli 2017

LAMPION BIRU


terang cahayanya menyala-nyala
enggan mengalah dengan purnama
angan di hati kian mengembara
bersama engkau pujaan jiwa

menyusuri malam dengan bungah
senyum dikulum hati sumringah
bayang wajahmu kian menari indah
ah, mana mungkin cintaku terbelah

pendar birunya menyuluh cinta
seterang rindu dalam dada
hati berbunga tiada tara
tak 'kan redup sepanjang masa

duhai kekasih tambatan hati
biarlah langkah menuju hakiki
satu nama di tempat paling suci
tanpa merakit bait-bait elegi

Hong Kong, 22 Juli 2017