Surat Tanpa Kertas

Kamis, 10 Agustus 2017

LAMPION BIRU


terang cahayanya menyala-nyala
enggan mengalah dengan purnama
angan di hati kian mengembara
bersama engkau pujaan jiwa

menyusuri malam dengan bungah
senyum dikulum hati sumringah
bayang wajahmu kian menari indah
ah, mana mungkin cintaku terbelah

pendar birunya menyuluh cinta
seterang rindu dalam dada
hati berbunga tiada tara
tak 'kan redup sepanjang masa

duhai kekasih tambatan hati
biarlah langkah menuju hakiki
satu nama di tempat paling suci
tanpa merakit bait-bait elegi

Hong Kong, 22 Juli 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar