Surat Tanpa Kertas

Selasa, 06 Januari 2015

Sebuah Hakekat

mulai kutemukan makna syukur
dalam hening
dalam sunyi
dalam ruang yang selalu indah oleh temaram cahayaNya


semakin kurasakan ketenangan yang mendamaikan
saat kutertunduk lebih lama
kabut tipis yang datang membelai
mengulum penuh salam rindu

duhai Jiwa
andai kau menyadari lebih awal
tak mungkin kau lihat begitu banyak torehan luka dalam tapak jalanmu

rengkuh dan dekaplah aku
jangan kau lepas lagi
sebelum ku mampu

sungguh indah ...
sebuah makna hakekat hati
kau hadir selipkan salam kelembutan asma Tuhanku
membisikan kembali makna rindu sejati







@putriwie_27
HK, 5115

Senin, 05 Januari 2015

Cukup Di Sini

cukup!
jangan kau buka lagi lembar cerita
yang penuh noktah merah
cukup sudah sampai di sini


biarkan hati ini bebas terbang ke awan
menari di kahyangan dengan bidadari bidadari
tak perlu lagi kau sandingkan kereta kencana
aku masih sanggup berjalan

kisah kita telah usai
sejak kau tancapkan belati di lembaran terakhir
hati berdarah menyambut air mata kesetiaan

ketika mataku terpejam
kutatap senyum kecemburuanmu yang palsu
kupercaya katamu sebagai mukjizat
nyatanya penuh muslihat

cukup di sini
cinta
rindu
dendam
kupadamkan.

@putriwie_27
HK, 5115

Jumat, 02 Januari 2015

Senja dan Kita

entah bagaimana mulanya
cinta mengikat kita
tak perlu kau mencari tahu, katamu
inilah alur takdirNya

kala itu di senja nan merona jingga
aku melihatmu duduk termangu di bangku taman
nampak kau muram
gurat-gurat lelah terlihat di setiap lekuk wajah

kuberanikan diri menghampirimu
membawa sepotong puisi
yang baru saja kutulis saat daun-daun maple jatuh
kau tersenyum
yah, senyum yang selalu membuatku nyaman jika melihatnya

langit senja mulai gelap
jingga tergantikan temaram malam
kita sudahi percakapan dengan tawa riang
bahagia nyata kita rasakan

sejak itu saban senja kita mengulang pertemuan
segala penat kita retas dengan canda yang manis

"lukaku telah hilang, sejak kau di sini' bisikmu

senja mempertemukan kita
senja menepiskan luka
senja dan kita merenda cerita
; cinta


HK, 2 Januari 2015

Air Mata Rindu

bening di pelupuk ini, Kekasih
adalah rindu yang enggan jatuh
meski silau mentari menyala
angin menerpa-nerpa

ia kian mencahaya
menari di bawah langit yang berkabut
bercengkerama dengan awan awan putih
hingga semesta turut serta

air mata ini, Kekasih
ialah rindu yang dalam
biarkan ia terus mengalir
menjadi puisi
menyusuri sungai sunyi

kita telah lelah dibalut gelisah
sedang waktu masih memaksa kita untuk bertahan
jangan jadikan rindu ini memar, kekasih
tetaplah merimbun
ranum bak bunga mawar


HK, 1 Januari 2015