Surat Tanpa Kertas

Jumat, 01 Juni 2018

KETIKA RINDU

Telah kutulisakan nadanada itu
sejak berlapis tahun lalu
ketika itu jarak kita tidak lagi dekat
dan senyum pun tidak lagi bertukar
hanya sapa
atau pesan yang datar
kadang pertengkaran kata

Kau ingat
suatu saat kautuliskan
tak perlu pelangi, tak perlu matahari atau bintang
bahkan bulan pun kau persembahkan untukku

"Cukup kau!" kata yang kau kirim padaku

Ah, masihkah kau nyanyikan
nadanada yang kutuliskan itu?

hingga ratusan lagu terkirimkan
aku masih menikmati
menggubahnya
hingga kini

aku bahkan menjelma hujan
yang takpernah henti
deras di berandamu
bersama bayu
dan puisi kasmaran

Ku tahu
aku masih menatapmu
dengan mataku yang dulu

Aku,
katamu
lelaki sederhana
yang berhati samudera

JS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar