ada damai yang aku rasakan
saat berteduh di langit senja
di teduh tatap nan jingga
seolah tak ada lagi ruang
untuk puisi di kepalaku
sebab dipenuhi oleh rindu bersayap lembut
bercahaya
cahaya itu terang redup silih berganti
menyejukkan mata demi mata
membuai setiap embus napas
duhai rindu di senjaku
terbang terbanglah
temui daundaun untuk bernaung
sebab sebentar lagi gelap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar